Monday, March 01, 2010

Renungan Untuk Diri Sendiri



Untuk Teman-temanku,
Coba luangkanlah waktu sejenak untuk membaca renungan ini,,tentunya saya berharap ada paradigma yg terbangun buat teman-teman setelah membaca renungan ini. Bukan maksud saya tuk menggurui,tp hanya sekedar share saja apa yg telah saya ketahui...



"Ketika berusia 8 tahun ia sudah menjadi penggembala mandiri, meskipun yatim-piatu. Ketika berusia 12 tahun –katakanlah kelas 6 SD– ia sudah menjadi pengusaha dan sudah berdagang sampai ke luar negeri bersama pamannya. Ketika berusia 25 tahun, ia sudah menjadi pengusaha kaya-raya dan sudah berdagang ke luar negeri 18 kali. Dialah Muhammad. Mendengar ini, orang Indonesia berusaha mencari-cari dalih, “Ah, itu ‘kan Nabi. Tentu beda dengan kita.”

Di negara-negara maju, ketika SMP dan SMA, mereka sudah biasa bekerja sambilan, setidaknya sewaktu liburan. Ketika berusia 18, mereka sudah mandiri, menghasilkan, dan tidak lagi menumpang sama orangtuanya. Mendengar ini, orang Indonesia masih berusaha mencari-cari dalih, “Ah, itu ‘kan negara maju. Juga fisik mereka sangat mendukung. Beda dong dengan kita.”

Di Singapura, Malaysia, dan Filipina, ketika SMA, kebanyakan mereka sudah terbiasa bekerja sambilan, walaupun aslinya mereka berasal dari keluarga mampu. Ini yang saya alami sewaktu tinggal di sana. Bagi mereka, tidak ada istilah gengsi. Malah ini dampaknya bagus. Pertama, mereka lebih menghargai uang pemberian dari orangtua, karena mereka tahu persis, cari uang itu tidak gampang. Kedua, mereka belajar mandiri dan tidak terlalu bergantung kepada orangtua. Ketiga, inilah real training sebelum mereka terjun langsung di dunia nyata –sendiri!

Kebanyakan dari kita, inilah yang mungkin terjadi:
- Sekolah sambil kerja? Gengsi!
- Kuliah sambil usaha? Malas!
- Tamat kuliah? Di usia 22 tahun.
- Mulai kerja? Di usia 23 tahun.
- Buka usaha? Entah kapan!
- Di usia 35 tahun pun masih minjam uang sama orangtua.

Yah, tidak perlu menyalah-nyalahkan kebijakan pemerintah, sistem pendidikan, dan kebiasaan keluarga. Mari kita mulai kemandirian itu dari diri kita sendiri dan keluarga kita –sedini mungkin. Apalagi secara agama, ketika seseorang itu sudah akil baligh, seharusnya ia sudah bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Right?

Dikutip dari :
Ippho Santosa
Penulis Mega-Bestseller Seri Otak Kanan
---------------------------------------------------
Banyak orang yang ingin SUKSES,contohnya saja seperti Piyu PADI. Tapi belum tentu mau bekerja apa saja asal halal. Piyu pernah bekerja kasar di bengkel sambil ke sana ke mari menawarkan demo tape grup PADI sebelum akhirnya sukses.

Banyak remaja ingin sukses seperti David Beckham, Susi Susanti atau Angelique Wijaya (salah seorang petenis putri Indonesia) tapi tidak mau menghentikan kebiasaan dugem atau berhenti melakukan hal-hal yang tidak berguna di mall-mall seperti yang dilakukan ketiga orang itu ketika mudanya. Bukannya saya anti jalan-jalan ke mall, ke mall boleh-boleh saja asal bermanfaat.

Banyak orang ingin sukses dan berbodi bagus seperti pesinetron Adrian Maulana tapi tak mau mengikuti pola makan Adrian yang tidak mengonsumsi karbohidrat –kecuali sangat sedikit- dan hanya mengonsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, dan protein.

Banyak orang ingin awet muda dan langsing seperti Titik Puspa tapi tidak disiplin dalam pola makan.

Banyak orang ingin mencapai gelar S3 tapi tak mau menyempatkan membaca buku 8 jam sehari seperti yang dilakukan Dr. Daud Rasyid.

Banyak orang ingin sukses tapi tidak mau bersilaturahmi, memperbanyak relasi, dan membangun network.

Nah mulai saat ini maukan kita melakukan hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang sukses? Atau hanya ingin kesuksesannya tapi tidak mau mencontoh apa yang dilakukan oleh orang-orang sukses itu?

Memang, menuju KESUKSESAN itu sulit,,tapi alangkah lebih sulit’a jika kita tidak SUKSES…
Betul...Betul...Betul...

Sekian,
Semoga Bermanfaat...

Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook

1 Comment:

Trodaithe mengatakan...

Gw stuju banget kata2 mutiara yg terakhir tuh.."menuju KESUKSESAN itu sulit,,tapi alangkah lebih sulit’a jika kita tidak SUKSES…"..
Maka'a berjuang u/ kesuksesan lebih baik daripada berdiam diri dalam kesenangan sesaat..:)

Post a Comment

 

Bocah Blogger Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha