Wednesday, March 10, 2010

Alang-alang Yang Bertahan Diantara Celaan


Alang-alang yang bertahan diantara celaan
oleh Achmad Siddik Thoha

Tahukah kita alang-alang. Tumbuhan tingkat bawah yang muncul di tanah tandus dan di bekas hutan yang rusak dan terbuka. Alang-alang sangat mudah tumbuh dan menyebar begitu cepat hingga menutupi tanah yang tandus tadi. Seringkali alang-alang dianggap sebagai gulma, pengganggu, sampah atau tidak berguna.

Tidaklah mudah bersaing dengan alang-alang. Banyak tanaman yang coba ditanam di areal alang-alang, sering mengalami kematian. Kematian karena tidak bisa bersaing dengan kecepatan tumbuh alang-alang dan karena akar alang-alang yang mengandung zat kimia bernama allelophaty.

Tidak hanya alang-alang, banyak tumbuhan mempunyai allelophaty pada akarnya. Allelophaty merupakan senjata bagi tumbuhan untuk bersaing dengan tumbuhan lain. Allelophaty bisa membuat tanah tidak cocok bagi tanaman lain sehingga lama kelamaan mati.

Disamping itu, alang-alang mampu membuat rimpang yang padat pada tanah yang ditumbuhinya. Ini membuat tanaman lain sulit mengembangkan akarnya menembus areal perakaran yang nyaman bagi penyerapan nutrisi dan air. Akibatnya, alang-alang tetap bisa bertahan.
Kehebatan alang-alang lebih pada akarnya. Coba Anda bakar areal alang-alang. Maka sehari setelah terbakar akan muncul tunas-tunas baru yang lebih segar daripada sebelum dibakar. Karena yang terbakar hanyalah daun dan batang alang-alang. Akar alang-alang tetap eksis dan kembali menumbuhkan tunas segar.

Tunas-tunas segar alang-alang inilah yang sangat dinantikan bagi penggembala ternak dan hewan pemakan daun. Hewan-hewan ini laksana menemukan oasis di padang pasir ketika melihat tunas-tunas segar alang-lang yang habis dibakar. Ingat, tanah yang ditumbuhi alang-alang ternyata sanggup menahan tanah sehingga tidak tergerus loleh tumbukan air hujan. Maka alang-alang membantu tanah tidak tererosi dan tebing-tebing relatif aman dari longsor. Manfaat lain adalah akar alang-alang kerap digunakan sebagai bahan obat tradisional, untuk meluruhkan kencing (diuretika), mengobati demam dan lain-lain

Akar alang-alang memberi pelajaran bagi kita tentang pentingnya memiliki senjata bertahan hidup yang ampuh. Meski dipandang remeh karena terkesan sebagai ”sampah”, namun alang-alang sulit ditaklukkan karena ”senjata rahasia”nya. Banyak orang yang diremehkan bahkan dianggap sebagai sampah masyarakat yang sulit diberantas, ternyata memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan lain.

Tak sedikit orang yang dianggap sampah oleh masyarakat mempunyai daya tahan hidup yang luar biasa daripada orang mapan dan serba cukup. Mereka sudah sering ”dibakar” oleh lingkungan yang keras. Hasil ”pembakaran” itulah yang menumbuhkan semangat hidup untuk menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Maka kita saksikan tidak sedikit tokoh negeri ini lahir dari kehidupan mereka yang awalnya prihatin, sangat terbatas dan kadang dicela masyarakat.

Akar alang-alang telah mengajari manusia bagaimana bertahan hidup dan tetap memberi manfaat diantara ”celaan-celaan” yang ditujukan padanya.

Achmad Siddik Thoha
siddikthoha@yahoo.com


Belajar Dari Kungfu Panda



Po, si Panda jantan, yang sehari-hari bekerja di toko mie ayahnya, memiliki impian untuk menjadi seorang pendekar Kung Fu.

Tak disangka, dalam pemilihan Pendekar Naga, Po dinobatkan sebagai Pendekar Naga yangdinanti-nantikan kehadirannya untuk melindungi desa dari balas dendam Tai Lung.

Saat menonton film animasi ini, kita seperti diingatkan tentang beberapa hal:

1. You Just Need to Believe
Po hampir putus asa karena tidak mampu memecahkan rahasia Kitab Naga, yang hanya berupa lembaran kosong. Wejangan dari ayahnya-lah yang akhirnya membuatnya kembali bersemangat dan memandang positif dirinya sendiri. Kalau kita berpikir diri kita adalah spesial, unik, berharga kita pun akan punya daya dorong untuk melakukan hal-hal yang spesial.

Kita akan bisa, kalau kita berpikir kita bisa.
Seperti kata Master Oogway, You just need to believe


2. Kejar Impianmu
Po, panda gemuk yang untuk bergerak saja susah akhirnya bisa menguasai ilmu Kung Fu. Berapa banyak dari kita yang akhirnya menyerah, gagal mencapai impian karena terhalang oleh pikiran negatif diri kita sendiri? Seperti kata Master Oogway, kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, saat ini adalah anugerah,
makanya disebut Present hadiah. Jangan biarkan diri kita dihalangi oleh kegagalan masa lalu dan ketakutan masa depan. Ayo berjuanglah di masa sekarang yang telah dianugerahkan Tuhan padamu.

3. Percaya Akan Kelebihan Orang lain
Master ShiFu ogah-ogahan melatih Po. Ia memandang Po tidak berbakat. Kalaupun Po bisa, mana mungkin ia melatih Po dalam waktu sekejap. Kondisi ini berbalik seratus delapan puluh derajat, setelah ShiFu diyakinkan Master Oogway -gurunya- bahwa Po sungguh-sungguh adalah Pendekar Naga dan Shi Fu satu-satunya orang yang mampu melatihnya.

Sebagai guru atau orang tua, hal yang paling harus dihindari adalah memberi label bahwa anak ini tidak punya peluang untuk berubah. Sangatlah mudah bagi kita untuk menganggap orang lain tidak punya masa depan. Kesulitan juga acap kali membuat kita kehilangan percaya diri, bahwa kita masih mampu untuk membimbing mereka.

4. Memotivasi Diri SendiriShi Fu akhirnya menemukan bahwa Po baru termotivasi dan bisa mengeluarkan semua kemampuannya, bila terkait dengan makanan. Po tidak bisa menjalani latihan seperti 5 murid jagoannya yang lain.

Demikian juga dengan setiap anak. Kita ingat ada 3 gaya belajar yang kombinasi ketiganya membuat setiap orang punya gaya belajar yang unik. Hal yang menjadi motivasi tiap orang juga berbeda-beda. Ketika kita memaksakan keseragaman proses belajar, dipastikan akan ada anak-anak yang dirugikan.

5. Jangan Berlebihan dalam Membanggakan Anak/Murid/Diri sendiri
Hal ini tentunya dapat membutakan mata kita tentang kondisi sebenarnya, bahkan bisa membawa mereka ke arah yang salah.

Master ShiFu sangat menyayangi Tai Lung, seekor macan tutul, murid pertamanya, yang ia asuh sejak bayi. Ia membentuk Tai Lung sedemikian rupa agar sesuai dengan harapannya. Memberikan impian bahwa Tai Lung akan menjadi Pendekar Naga yang mewarisi ilmu tertinggi. Sayangnya Shi Fu tidak melihat sisi jahat dari Tai Lung dan harus membayar mahal, bahkan nyaris kehilangan nyawanya.

Seringkali kita memiliki image yang keliru tentang diri sendiri/anak/murid kita. Parahnya, ada pula yang dengan sengaja mempertebal tembok kebohongan ini dengan hanya mau mendengar informasi dan konfirmasi dari orang-orang tertentu. Baru-baru ini saya bertemu seorang ibu yang selama 14 tahun masih sibuk membohongi diri bahwa anaknya tidak autis. Ia lebih senang berkonsultasi dengan orang yang tidak ahli di bidang autistik. Mendeskreditkan pandangan ahli-ahli di bidang autistik. Dengan sengaja memilih terapis yang tidak kompeten, agar bisa disetir sesuai keinginannya. Akibatnya proses terapi 11 tahun tidak membuahkan hasil yang signifikan. Ketika kita punya image yang keliru, kita akan melangkah ke arah
yang keliru.

6. Hidup Memang Penuh Kepahitan, tapi Jangan Biarkan Kepahitan Tinggal dalam Hatimu
Setelah dikhianati oleh Tai Lung, Shi Fu tidak pernah lagi menunjukkan kebanggaan dan kasih sayang pada murid-muridnya. Sisi terburuk dari kepahitan adalah kita tidak bisa merasakan kasih sayang dan tidak bisa berbagi kasih sayang.

7. Keluarga Sangatlah Penting
Di saat merasa terpuruk, Po disambut hangat oleh sang ayah. Berkat ayahnya pula Po dapat memecahkan rahasia Kitab Naga dan menjadi Pendekar nomor satu. Sudahkah kita memberi dukungan pada anggota
keluarga kita?


Monday, March 01, 2010

Renungan Untuk Diri Sendiri



Untuk Teman-temanku,
Coba luangkanlah waktu sejenak untuk membaca renungan ini,,tentunya saya berharap ada paradigma yg terbangun buat teman-teman setelah membaca renungan ini. Bukan maksud saya tuk menggurui,tp hanya sekedar share saja apa yg telah saya ketahui...



"Ketika berusia 8 tahun ia sudah menjadi penggembala mandiri, meskipun yatim-piatu. Ketika berusia 12 tahun –katakanlah kelas 6 SD– ia sudah menjadi pengusaha dan sudah berdagang sampai ke luar negeri bersama pamannya. Ketika berusia 25 tahun, ia sudah menjadi pengusaha kaya-raya dan sudah berdagang ke luar negeri 18 kali. Dialah Muhammad. Mendengar ini, orang Indonesia berusaha mencari-cari dalih, “Ah, itu ‘kan Nabi. Tentu beda dengan kita.”

Di negara-negara maju, ketika SMP dan SMA, mereka sudah biasa bekerja sambilan, setidaknya sewaktu liburan. Ketika berusia 18, mereka sudah mandiri, menghasilkan, dan tidak lagi menumpang sama orangtuanya. Mendengar ini, orang Indonesia masih berusaha mencari-cari dalih, “Ah, itu ‘kan negara maju. Juga fisik mereka sangat mendukung. Beda dong dengan kita.”

Di Singapura, Malaysia, dan Filipina, ketika SMA, kebanyakan mereka sudah terbiasa bekerja sambilan, walaupun aslinya mereka berasal dari keluarga mampu. Ini yang saya alami sewaktu tinggal di sana. Bagi mereka, tidak ada istilah gengsi. Malah ini dampaknya bagus. Pertama, mereka lebih menghargai uang pemberian dari orangtua, karena mereka tahu persis, cari uang itu tidak gampang. Kedua, mereka belajar mandiri dan tidak terlalu bergantung kepada orangtua. Ketiga, inilah real training sebelum mereka terjun langsung di dunia nyata –sendiri!

Kebanyakan dari kita, inilah yang mungkin terjadi:
- Sekolah sambil kerja? Gengsi!
- Kuliah sambil usaha? Malas!
- Tamat kuliah? Di usia 22 tahun.
- Mulai kerja? Di usia 23 tahun.
- Buka usaha? Entah kapan!
- Di usia 35 tahun pun masih minjam uang sama orangtua.

Yah, tidak perlu menyalah-nyalahkan kebijakan pemerintah, sistem pendidikan, dan kebiasaan keluarga. Mari kita mulai kemandirian itu dari diri kita sendiri dan keluarga kita –sedini mungkin. Apalagi secara agama, ketika seseorang itu sudah akil baligh, seharusnya ia sudah bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Right?

Dikutip dari :
Ippho Santosa
Penulis Mega-Bestseller Seri Otak Kanan
---------------------------------------------------
Banyak orang yang ingin SUKSES,contohnya saja seperti Piyu PADI. Tapi belum tentu mau bekerja apa saja asal halal. Piyu pernah bekerja kasar di bengkel sambil ke sana ke mari menawarkan demo tape grup PADI sebelum akhirnya sukses.

Banyak remaja ingin sukses seperti David Beckham, Susi Susanti atau Angelique Wijaya (salah seorang petenis putri Indonesia) tapi tidak mau menghentikan kebiasaan dugem atau berhenti melakukan hal-hal yang tidak berguna di mall-mall seperti yang dilakukan ketiga orang itu ketika mudanya. Bukannya saya anti jalan-jalan ke mall, ke mall boleh-boleh saja asal bermanfaat.

Banyak orang ingin sukses dan berbodi bagus seperti pesinetron Adrian Maulana tapi tak mau mengikuti pola makan Adrian yang tidak mengonsumsi karbohidrat –kecuali sangat sedikit- dan hanya mengonsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, dan protein.

Banyak orang ingin awet muda dan langsing seperti Titik Puspa tapi tidak disiplin dalam pola makan.

Banyak orang ingin mencapai gelar S3 tapi tak mau menyempatkan membaca buku 8 jam sehari seperti yang dilakukan Dr. Daud Rasyid.

Banyak orang ingin sukses tapi tidak mau bersilaturahmi, memperbanyak relasi, dan membangun network.

Nah mulai saat ini maukan kita melakukan hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang sukses? Atau hanya ingin kesuksesannya tapi tidak mau mencontoh apa yang dilakukan oleh orang-orang sukses itu?

Memang, menuju KESUKSESAN itu sulit,,tapi alangkah lebih sulit’a jika kita tidak SUKSES…
Betul...Betul...Betul...

Sekian,
Semoga Bermanfaat...


Monday, January 25, 2010

50 Tanda Seseorang Jatuh Cinta


1. Kamu melihat ada sesuatu yang berbeda dalam diri dia yang menarik  untuk ditelusuri
2. Merasa ada sesuatu yang menggelitik dari dalam diri kita
3. Suka senyum-senyum atau ketawa-ketawa sendiri nggak jelas
4. Suka curi-curi pandang ke arah target
5. Kalo dia lagi ngeliat ke arah kita, jantung rasanya kayak mau copot
6. Salah tingkah di depan dia
7. Nggak sadar suka mempermalukan diri sendiri
8. Berkeliaran di dekat dia terusss
9. Suka ngelamun
10. Mengkhayal yang indah-indah tentang kamu dan dia
11. Nggak nafsu makan
12. Mendadak jadi insomnia alias susah tidur
13. Isi diarymu seputar dia, dia, dia, diaaaaa terusss
14. Sering dengerin lagu mellow yang liriknya about love melulu
15. Jadi care sama penampilan dan berusaha tampil keren terus di depan dia
16. Seneng banget ngira-ngira lewat ramalan bintang
17. Bentar-bentar ngaca
18. Nyari tahu segalanya tentang dia, termasuk no telpon neneknya
19. Deketin sobatnya, buka akses langsung ke dia
20. Diam-2 motret dia pake HP terus kamu jadiin wallpaper
21. Hobi nulis-2 namanya di setiap lahan kosong yang bisa kamu coretin
22. Pelototin foto dia terusss
23. Jadi ja’im berat kalo di deket dia
24. Badan semerbak mewangi sana sini tralala trilili
25. Kalo dia negur, rasanya kayak kesetrum
26. Bela-belain bangun pagi buat bikin bekal untuk dikasih ke dia
27. Nyimpenin sms dari dia
28. Setia nunggu dia nelpon meskipun dia nggak janji mau nelpon
29. Sok jual mahal kalo dideketin, tapi kalo dia nggak ada kelabakan sendiri
30. Meng-iya kan apapun maunya dia, biarpun kamunya nggak suka
31. Bilangnya Cuma nganggep temen, padahal mau kesengsem berat
32. Pusing mikirin cara gimana ngajak dia nonton setelah sengaja beli tiket dua
33. Rela nyisihin uang jajan untuk beli hadiah ulang tahun dia
34. Nyari kartu valentine paling romantis buat dia
35. Selalu memuji segala hal tentang dia
36. Beli buku-buku psikologi tentang cinta dan dipraktekin satu-satu
37. Satu senyuman dari dia bikin kamu mengira-ngira seribu maknanya
38. Rajin sms-in kabar dia
39. Pura-pura minjem buku padahal kita nggak perlu buku itu
40. Minjemin CD terbaru supaya kamu ada alasan buat ke rumah dia ngambil CD
41. Pas ketemu mata sama dia, muka serasa jadi kayak kepiting rebus
42. Mati-matian nyari topik supaya obrolanmu nggak bisa basi kalo lagi sama dia
43. Mencatat semua tanggal ketemuan, isi obrolan, dan resume-nya di diary
44. Menyukai hal-hal yang dia sukai
45. Jadi teman yang baik dan penuh perhatian saat dia lagi punya masalah
46. Nggak mempedulikan apapun kekurangan dia
47. Nggak bisa ngelupain dia sekalipun dia udah ngecewain berat
48. Bener-bener sedih kalo dia lagi nggak ada
49. Jadi anak paling rajin yang pernah dia temui
50. Saat baca artikel ini, kamu jadi teringat pada seseorang. Pertanda kamu bener-bener lagi jatuh cinta!!!

Dikutip dari:


 

Bocah Blogger Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha